Bayangkan jika anda memiliki website dengan 100 halaman. Bayangkan
apabila anda ingin mengganti jenis huruf dari tiap website. Hal tersebut tentu
saja sangat membuang waktu, tetapi jika anda menggunakan CSS untuk mendesain
tampilan web, maka hal tersebut dapat dilakukan dengan mudah.
Pertama-tama kita kenalan dulu dengan CSS. CSS merupakan
kependekan dari Cascading Style Sheet yang memungkinkan kita untuk mendesain (style)
tampilan dokumen (terutama HTML) dengan memisahkan isi dari dokumen HTML dengan
kode untuk menampilkannya (CSS). Jika kita memiliki banyak file HTML, kita
hanya perlu satu file CSS, sehingga ketika kita mengganti jenis huruf pada file
CSS maka semua file HTML yang berhubungan pada file CSS tersebut akan berubah.
CSS distandarisasi oleh W3C (World Wide Web Consortium). CSS dapat dipasang
pada dikumen HTML yang telah jadi.
Memasang CSS
Ada 3 cara untuk memasang CSS pada dokumen HTML yaitu: External
Style Sheet (file CSS berbeda dari file HTML), Internal Style Sheet (Kode CSS
dipasang di dalam tag head HTML) dan Inline Style Sheet (Kode CSS langsung
dipasang di tag HTML, tidak direkomendasikan). Saya sarankan anda menggunakan
cara External Style Sheet karena lebih mudah dalam mengelolanya. Disini saya
akan menerangkan dasar-dasar CSS. Langsung saja kita coba kode berikut ini:
Tanpa CSS:
<html>
<head>
<title>Belajar CSS</title>
</head>
<body>
<h1><font face="Verdana">Belajar CSS</font></h1>
</body>
</html>
Jika kita menggunakan Internal CSS, maka kodenya akan menjadi:
<html>
<head>
<title>Belajar CSS</title>
<style type="text/css">
h1 { font-family:
verdana; }
</style>
</head>
<body>
<h1>Belajar CSS</h1>
</body>
</html>
Jika kita menggunakan teknik external CSS, maka kita perlu membuat
file css, misal buat file dan simpan dengan nama style.css dan isikan kode
berikut:
h1 { font-family: verdana; }
Sekarang untuk kode HTML tulislah kode berikut ini dan simpan
dengan nama coba.html:
<html>
<head>
<title>Belajar CSS</title>
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="style.css">
</head>
<body>
<h1>Belajar CSS</h1>
</body>
</html>
Didalam HTML kita perlu memanggil file CSS dengan menggunakan tag <link> yang diletakkan diantara tag <head>. Pada contoh CSS selanjutnya kita menggunakan
teknik external CSS, jadi gunakan saja file style.css dan coba.html anda hanya
perlu mengubah isinya. Untuk file HTML anda gunakan coba.html dan ubah isinya
pada bagian <body> saja bagian yang didalam <head> tidak usah diapa-apakan.
Apapun yang terjadi,
berusahalah untuk selalu menggunakan External CSS dengan memisahkan file CSS
dengan file HTML nya
CSS terdiri dari dua bagian utama yaitu: selector, dalam hal ini
H1 dan deklarasi yang berada diantara kurung kurawal {font-family: verdana}. Didalam deklarasi juga terbagi menjadi dua
bagian yaitu property dalam hal ini font-family dan value dalam hal ini verdana. Dalam contoh diatas hanya mengubah sebuah tag yaitu tag <h1> menjadi teks dimana jenis hurufnya menjadi
verdana. Kita dapat mengkombinasikan berbagai macam style menjadi satu. Kita
akan segera mempelajarinya.
Sekarang kita coba mengkombinasikan banyak style. Cobalah kode CSS
berikut ini dan simpan dengan nama style.css:
.title {
font-size: 13px;
color: #6095d0;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
font-weight:bold;
}
.thank {
font-size: 11px;
color: #000000;
font-family: Georgia, "Times New Roman", Times, serif;
}p {
font-size: 12px;
color: #000000;
font-family: verdana;
}
Sekarang tulis kode HTML ini dan simpan dengan nama coba.html:
<html>
<head>
<title>Belajar CSS</title>
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="style.css">
</head>
<body>
<font class="title">Halo dunia</font>
<p>Saya mau belajar CSS, ini kode CSS saya yang pertama</p>
<font class="thank">Terimakasih</font>
</body>
</html>
Hasil:


Untuk memanggil CSS dalam tag HTML kita perlu menggunakan atribut
class untuk memanggil CSS selector (dalam contoh diatas selectornya title dan
thank). Dengan demikian apabila semua halaman anda memanggil class title, dan
jika anda ingin mengganti font untuk semua halaman anda cukup mengubah selector
CSSnya saja. Bagaimana anda sudah paham kegunaan CSS.
CSS memiliki ratusan properties dan values, tentu saja saya tidak
akan menerangkan semuanya, saya hanya akan menerangkan yang penting-penting
saja.
Tidak semua browser dapat menampilkan jenis huruf yang kita
spesifikasikan didalam CSS. Untuk itu kita perlu mendeklarasikan lebih dari
satu jenis huruf agar browser mengenal jenis huruf yang digunakan. Anda dapat
menggunakan property font-family,
yang mirip dengan tag <font>.
Sebagai contoh anda ingin menampilkan dari keluarga huruf Serif dan hurufnya
Times yaitu Times New Roman. Anda dapat menuliskannya dari yang paling spesifik
sampai yang umum, sehingga jika browser tidak mengenal fontnya, maka browser
akan otomatis melihat font yang umum. Untuk lebih jelasnya lihat bkode berikut:
<h1 style="font-family: 'Times New Roman', Times, serif">Serif
font</h1>
Jika anda ingin menampilkan jenis huruf sans-serif gunakan kode
berikut:
body {Arial, Verdana, Geneva, Helvetica, sans-serif}
Jika ingin menggunakan jenis huruf serif, gunakan kode berikut:
body {Times New Roman, Times, Georgia, serif}
Untuk jenis huruf untuk kode program dapat anda gunakan kode
berikut:
body {Courier New, Courier, monospace}
Scrollbar
Dengan menggunakan CSS anda juga dapat mengubah warna pada
scrollbar yang terdapat dikanan browser. CSS memiliki 8 properties untuk
mengubah warna pada scrollbar yaitu:scrollbar-arrow-color, scrollbar-basecolor, scrollbar-face-color,scrollbar-shadow-color, scrollbar-darkshadow-color, scrollbar-3dlight-color, scrollbar-highlight-color dan scrollbartrack-color. Properties-properties ini mengatur warna untuk
setiap bagian dari scrollbar.

Coba kode berikut ini:
body {
scrollbar-face-color: #ffffff;
scrollbar-highlight-color: #8b98b7;
scrollbar-shadow-color: #8b98b7;
scrollbar-3dlight-color: #8b98b7;
scrollbar-arrow-color: #8b98b7;
scrollbar-track-color: #ffffff;
scrollbar-darkshadow-color: #8b98b7;
scrollbar-base-color: #ffffff;
}
Link
Salah satu hal yang menarik dalam CSS anda dapat mengubah warna
pada setiap link, menghilangkan garis bawah pada link sehingga jika anda bosan
dengan link yang berwarna biru tua terang dengan garis bawah anda dapat
mengubahnya.
Coba kode CSS berikut:
a.link1:link {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #C87C28;
font-family: Times New Roman;
text-decoration: none;
}
a.link1:visited {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #CC6600;
font-family: Times New Roman;
text-decoration: none;
}
a.link1:hover {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #C87C28;
font-family: Times New Roman;
text-decoration: underline
}
a.link1:active {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #C87C28;
font-family: Times New Roman;
text-decoration: none;
}
a.link2:link {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #663300;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
text-decoration: underline;
}
a.link2:visited {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #800000;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
text-decoration: none;
}
a.link2:hover {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #ff6600;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
text-decoration: underline overline;
}
a.link2:active {
font-weight: bold;
font-size: 12px;
color: #ff6600;
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;
text-decoration: underline;
}
Sekarang untuk kode HTML nya cobalah seperti ini:
Kunjungi <a href="http://www.dhimasronggobramantyo.com"
class="link1">dhimasronggobramantyo.com</a>
atau
<a href="http://www.google.com" class="link2">google.com </a>
Maka akan menghasilkan:
Pada umumnya warna link untuk halaman web yang telah dikunjungi
berbeda dengan yang belum dikunjungi. CSS dapat membedakannya dengan yang
disebut pseudo-class ':link',':hover', ':active' dan ':visited' untuk membedakannya:
- :link pseudo-class merupakan link yang belum dikunjungi.
- :visited pseudo-class merupakan link yang telah dikunjungi.
- :hover pseudo-class applies merupakan link apabila pointer mouse melewati sebuah link.
Itulah semua dasar CSS, semakin dalam anda mempelajari CSS maka
anda akan menemukan hal-hal menarik lainnya. Selamat mencoba.
4 Browser utama
Internet Explorer, Firefox, Safari dan Opera memiliki cara sendiri dalam
merepresentasikan CSS. Karena itu pastikan tampilan CSS website anda terlihat
sama disemua browser tersebut. Bahkan antara IE 5, 6 dan 7 sudah berbeda-beda.
Jadi tantangan bagi anda adalah membuat halaman website anda tampak sama
disemua browser tanpa terkecuali.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar